Seperti Malam

30 Januari 2012 § Tinggalkan komentar

“Mencintaimu itu seperti… aku. Malam ini,” katamu seraya berbisik di telingaku. Jejak bibirmu kamu tinggalkan di pipiku.

“Hanya malam ini?” tanyaku sambil menoleh kepadamu.

“Sampai pagi,” sahutmu cepat.

“Cuma segitu?” sambungku lagi.

Keningmu berkerut, memandangi aku yang memberikan ekspresi tak puas dengan jawabanmu. Selalu begini setiap kali kamu mencoba romantis–kehilangan kata-kata.

“Hmm….” Kamu mengalihkan pandangan dariku ke arah lain–Kota Solo malam hari, satu-satunya yang bisa dilihat dari teras loteng kita.

Kutunggu jawabanmu dengan meneguk pelan-pelan teh tubruk seduhanmu.

“Hmm… sampai pagi habis dan kembali lagi ke malam,” jawabmu kemudian.

Selama sejenak kubiarkan kata-katamu hanya disahuti oleh angin yang lewat. Aku membiarkan diriku diam dan menikmati hangat baik dari genggaman tanganmu serta teh hangat dalam cangkir ini. Semestinya tak perlulah aku menanyakan itu padamu, aku selalu tahu mencintaiku. Namun aku selalu menikmati tiap kali kamu mengungkapkannya secara lisan. Kamu akan memulai dan aku akan mengakhirinya–hampir selalu begitu setiap momen seperti ini.

“Mencintaimu seperti… aku. Malam ini. Malam yang telah lalu. Dan malam-malam yang akan datang,” ujarku pelan. “Selalu. Setiap malam. Mencintaimu.” Kupandangi kedua matamu yang kelihatan gelap–pernahkah aku bilang padamu, setiap kali kita duduk di sini setiap malam jika lampu-lampu di sana seperti bintang yang berkilauan di matamu? Aku selalu menyukainya.”Malam akan selalu kembali padamu. Malam yang akan selalu kamu tunggu.”

Kamu balas memandangiku. Tersenyum dan berkata pelan, “Biar aku menjadi malam-malammu…. Sekarang dan selamanya.”

Bogor, 30 Januari 2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Seperti Malam at Hero of The Drama.

meta

%d blogger menyukai ini: