Tuan Naga, Mari Berdansa

12 Februari 2014 § Tinggalkan komentar

Kepada Tuan Naga,

Mari kita bicara tentang cinta. Ini waktu yang tepat, manusia bilang dalam dua hari mereka akan merayakan yang disebut hari kasih sayang. Maka, kupikir ini adalah saatnya untuk mengutarakan maksud. Agar kamu bisa membalasnya tepat di hari itu.

Biar aku ajukan pertanyaan untuk memulai. Apa yang terbersit di pikiranmu ketika terbang dari utara puluhan tahun lalu? Sendirian dan kesepian. Meninggalkan sanak saudara yang mungkin tak sekuat dirimu dan segera musnah karena tak sanggup melawan seleksi alam Dunia Tengah.

Dengan segenap kekuatan kamu menduduki kerajaan Dwarf terbesar di Dunia Tengah. Membiarkan mereka pergi menderita tanpa harta. Memakan sisanya hidup-hidup. Membersihkan seluruh lorong dari kecoa-kecoa kecil yang mungkin masih tertinggal dengan apimu. Aksimu sungguh luar biasa, Tuan Naga yang Kaya Raya.

Kamu mungkin tidak memikirkan tentang itu ketika pergi. Apalagi emas sudah di hadapanmu. Kamu jadikan tempat melungguh yang megah. Kamu gunakan sebagai ranjang paling mewah. Bertahun-tahun kamu melakukannya. Pernahkah mau berpikir kalau emas-emasmu tak bisa membalas teka-tekimu?

Tetapi, aku bisa, Tuan Naga yang Luar Biasa. Meski aku benci enigma dan tak bisa membuatnya di dalam surat ini. Namun kamu pasti mau mengajariku. Bicara dengan Hobbit atau Kurcaci tak akan menyenangkan sebelum membuat mereka ketakutan atau marah sekalian.

Dan kamu punya lebih dari enam puluh tahun untuk berbagi ilmumu itu dariku, Tuan Naga Keturunan Agung dari Naga Emas Glaurung. Kamu sendirian selama tahun-tahun itu. Aku bisa mengusir perasaan yang tak seharusnya mampir kepadamu Yang Tak Punya Belas Kasihan. Aku bisa menyediakan sembilan musim drama komedi situasi ‘It’s Always Sunny in Philadelphia‘ atau sebelas musim dari drama kriminal ‘NCIS’. Atau kalau kamu merasa menonton sesuatu itu tidak terlalu keren, akan kubawakan lima buku seribu halaman dari serial ‘A Song of Ice and Fire‘ yang menceritakan naga di semesta yang lain. Siapa yang tahu dengan kehebatan kita, nanti bisa menciptakan lubang cacing untuk melompat ke sana. Menjadikan naga-naga itu sekutu untuk menggempur Dunia Tengah dan namamu akan dikenal sebagai Smaug Yang Tak Terkalahkan atau yang lebih mengerikan Smaug Yang Namanya Tak Boleh Disebut.

Apa tawaranku sudah menarik hatimu?

Hmm… apa enaknya memakan binatang liar, manusia, atau Dwarf hidup-hidup? Terlalu banyak tulang dan tentunya tak seenak jika kauperbolehkan aku mengolahnya. Steak warg? Pai manusia? Gulai Elf? Sate Rajawali Raksasa? Pecel Troll? Kamu boleh berbangga karena aku bisa melakukan itu semua. Erebor punya ruang masak yang luar biasa dan kamu abaikan bertahun-tahun! Aku akan menyajikannya dalam piring emas serta menuang anggur terbaik dalam cawan emas murni. Rasanya akan tiada tara, Tuan Naga yang Paling Cerdas. Kemudian, kita akan berdansa dan bercanda di bawah alunan lagu dari ‘Frank Sinatra‘ atau ‘The Chordettes‘, biar tidak lagi kamu mengulang-ulang ‘Alone Again (Naturally)‘ yang dinyanyikan ‘Gilbert O’Sullivan‘.

Sekarang coba bayangkan? Betapa menarik itu semua, Tuan Naga Raja di Bawah Gunung.

Semua ini kulakukan karena aku peduli kepadamu. Kulakukan agar menghindarkanmu dari kesalahan-kesalahan yang membuatmu celaka. Empat mata lebih baik daripada dua. Dua kepala lebih dahsyat daripada satu. Berdua lebih baik daripada sendiri. Aku harap kamu mempertimbangkan ini semua.

Di balik Naga Jantan yang sukses menaklukan dunia, selalu ada Naga Betina yang mendukungnya.

Salam penuh hormat dan  cinta,

A.

————————

*Catatan: Smaug, Glaurung, Hobbit, Erebor, dan Dunia Tengah adalah milik J.R.R. Tolkien.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Tuan Naga, Mari Berdansa at Hero of The Drama.

meta

%d blogger menyukai ini: