Masa Lalu

24 Februari 2014 § Tinggalkan komentar

Kepada Tuan Detektif,

Masa lalu eksis karena kita menginginkannya. Aku pernah mendengar yang seperti itu, beberapa hari lalu.

Aku tidak akan ke mana-mana. Di sini. Di tempat yang sama. Mengamatimu yang melangkah begitu pelan. Ketika partnermu menyeletuk mengapa ada orang yang berjalan selambat itu.

Karena dunia berputar terlalu cepat sampai kita nyaris melupakannya. Karena sebenarnya kita tidak berpindah barang sedikitpun. Namun ada waktu yang membuktikan tak ada yang tertinggal di belakang.

Kamu mendengarku. Tak menjawab apa-apa, kecuali memberi tatapan tajam dan kelam. Aku menyerah membacamu sudah lama sekali. Aku selalu membiarkan kamu masuk lewat gerbang mataku–darimu, gerendel terkuat pun luruh.

Kamu bercerita tentang waktu yang merupakan lingkaran. Hal yang sama selalu kembali. Apa yang pernah terjadi akan terulang. Itukah alasanmu mengejar masa lalu? Merangkai kejadian yang semestinya sudah tenggelam.

Aku tak pernah tahu. Kamu, menolak memberi tahu. Asal kamu tahu, aku ingin bicara banyak. Akan tetapi kamu sudah memilih sikap. Beku dan bisu. Setelah kamu mengatakan bahwa tempat yang baru kamu datangi seperti ingatan seseorang tentang kota yang sedang memudar.

Aku akan mendengarkanmu. Aku di sini. Pada momen yang segera gugur menjadi masa lalu. Dan aku, bukanlah masa lalu yang kamu kejar.

Aku tak pernah tahu. Aku bahkan tak pernah nyata dalam semestamu, Rustin Cohle.

Yang selalu di sini dan mendengarmu,

A

————-
Catatan: Rustin Cohle adalah karakter dalam serial drama HBO, True Detective.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Masa Lalu at Hero of The Drama.

meta

%d blogger menyukai ini: