Melintasi Ruang dan Waktu #1

22 Mei 2014 § Tinggalkan komentar

Gue inget setahun yang lalu ketika dapat email berisi tawaran proyek yang ditawarkan oleh GagasMedia. Dari sekian banyak, gue langsung tertuju kepada tema: time-travel

Rada-rada ‘wow’ gitu ketika GagasMedia menyematkan tema yang kalau ditulis jatuhnya bakal condong ke fantasi atau fiksi ilmiah tersebut. Akan tetapi, karena dari dulu gue udah tertarik dan pengin (untuk suatu hari) nulis sesuatu dengan tema time-travel, langsung gue samber deh. Eh, ternyata yang menggawangi tema tersebut adalah Jia Effendie, nama yang udah nggak asing lagi sebagai penggemar fantasi. Hehe.

Setelah, diiyain nih untuk ikutan proyek tersebut, akhirnya gue dan penulis-penulis yang lain diundanglah ke kantor GagasMedia buat ngomongin proyek tersebut. Waktu itu datang ke sana dengan kepala masih kosong–maksudnya banyak blank-nya gitu, nggak tahu mau nulis apa. Udah banyak baca dan nonton tentang time-travel, tapi tetep aja masih nggak ada bayangan mau nulis apa. Sebenernya nggak kosong-kosong banget sih… karena gue ngajuin ide untuk ngegarap konsep dasar sebuah dongeng lokal jadi cerita (romansa) yang lebih moderen.

Sehabis itu perjuangan pun dimulai. Dari nulis konsep sendiri, nontonin film dan baca buku bertema begituan. Bikin catatan cerita-cerita populer yang temanya time-travel, gimana metodenya dan tetek bengek yang gue perlukan. Istilahnya, gue punya banyak chart di sana-sini. Sampai akhirnya outline-nya selesai juga dan siap dikerjain.

Ini yang panjang banget! Ngerjain naskah awalnya dari Mei sampai Oktober deh kalau nggak salah. Terus ditulis ulang lagi dari November sampai Februari atau Maret gitu. Ada beberapa outline. Ada karakter yang dibuang. Ada bagian-bagian yang ditulis beberapa kali. Gue inget nulis pembukanya sampai… lima atau enam kali atau lebih. Ah, kelihatannya berat, tapi seru. Karena suka banget dengan temanya, mati-matian gue selesaiin dong.

Time-travel memang kelihatannya tema yang mudah dan seru. Haha. Kalau udah kebentur paradoks baru tahu rasa deh. :p Sebenernya memang nggak sulit, yang perlu kamu tentukan pertama kali adalah metode dan konsep time-travel-nya. Gitu aja sih. Kalau udah yakin dengan yang itu, nanti akan lebih mudah. Nanti gue tulis tentang itu dari catatan yang gue punya.

Sampai akhirnya, naskahnya beneran selesai dan sekarang gue dalam masa nyari judul. Semoga sih semua bisa lancar, terus terbit dalam beberapa bulan ini. Time-travel! Akhirnya gue bisa juga nulis cerita time-travel! Walau yang kali ini masih berbau fantasi, tapi lain kali mau nulis yang versi science fiction! Bangga gitu.😀

Gue akan segera tulis postingan lain tentang novel bertema time-travel kalau ada perkembangan terbaru! Wohooo!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Melintasi Ruang dan Waktu #1 at Hero of The Drama.

meta

%d blogger menyukai ini: