Potret

18 Februari 2015 § Tinggalkan komentar

Pemuda itu tertegun pada sebuah potret. Bukan itu yang dicarinya.

Bermenit-menit matanya tak lepas dari layar laptop. Tertuju kepada sepasang manusia dalam foto itu. Dia sendiri yang mengambil foto itu, beberapa bulan lalu. Perempuan mungil berambut biru dan seorang pria dalam kemeja biru. Foto kekasihnya dan lelaki yang selama ini diaku banyak membantunya.

Dia memperbesar ukuran foto. Lagi dan lagi. Hingga tinggal piksel demi piksel. Akan tetapi, ada yang jelas di sana. Pandangan mata dua orang yang saling jatuh cinta.

Inikah alasan mereka tak pernah bicara lagi selama ini? Dia kira jaraklah yang selama ini menjaraki mereka menjadi jauh.

Pemuda itu menghela napas. Mengembalikan foto dalam ukuran semua. Dia mencetaknya dengan cekatan. Mondar-mandir sambil memandanginya lagi. Ada pedih yang menyesaki dadanya. Kedut yang berulang di pelipisnya.

Telepon genggamnya berdering.

Foto.

Datang ke sini.

Ya, aku ingin bicara sesuatu.

Pembicaraan itu dia sudahi. Dia duduk di bangku tadi. Menutup laman foto di layar. Menyelipkan foto itu di antara tumpukan kertas yang ada di meja kerjanya. Matanya mengarah ke jam dinding. Sebentar lagi wanita yang dicintainya akan datang. Hatinya hangat, meski masih ada sisa cubitan atas potret tadi.

Bermenit-menit dia masih duduk di situ. Bertanya-tanya sejak kapan mereka jatuh cinta? Dia tahu ada sesuatu yang salah tapi tak bisa menebak apa itu. Nyatanya selama ini dia sudah kehilangan.

Bel berdering.

Dia segera bangkit. Membuka pintu dengan senyum semringah. Seperti tak pernah terjadi apapun barusan. Tak ada potret yang jadi bukti hilangnya cinta.

Pemuda itu memeluk tubuh tinggi seorang perempuan berambut hitam panjang. Dan berbisik. “Aku kangen padamu, sayang.”

Flash Fiction ini ditulis untuk mengikuti program #FF2in1 dari Tiket.com dan nulisbuku.com#TiketBaliGratis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Potret at Hero of The Drama.

meta

%d blogger menyukai ini: