Arcadia & Hadrian: Asap dan Debu

19 Juni 2015 § 1 Komentar

Cerita sebelumnya: Luruh (episode 18)


Arianna menuju kendaraannya di tepi jalan. Siang itu pusat kota begitu ramai. Orang-orang keluar dari rumah untuk berbelanja persiapan hari perayaan putih. Arianna berjalan cepat. Hingga dia tidak bisa maju lagi karena tubuhnya terdorong ke belakang. Badannya terempas ke trotoar, bersama dengan banyak orang lainnya. Sesaat pandangannya menggelap, tapi dentuman besar dan lidah api menarik seluruh perhatiannya.

Sesaat, lalu asap dan debu memenuhi sekitar situ. Jantungnya berdetak kencang. Dia berusaha berdiri dan mendekati arah ledakan. Sekali dia jatuh tersandung seseorang yang tergeletak. Dia tidak bisa lebih dekat, seseorang menyeretnya menjauh. Dia meronta-ronta. Sekali lagi. Arianna kembali terlempar.

Di antara gemetar dan rasa sakit di sekujur tubuhnya, Arianna meyakini ledakan itu berasal dari kendaraannya. Arcadia sedang menunggunya di sana.

**

Dari kejauhan orang-orang memandang ngeri. Asap membumbung tinggi. Dan apinya seolah tangan yang sedang menggapai langit. Beberapa petugas keamanan dan penyelamat menuju ke lokasi dengan cepat. Beberapa di antaranya berkomat-kamit membaca mantra. Terdengar lagi ledakan. Jeritan kembali riuh di sana sini. Akan tetapi, seorang petugas pengendali api menyadari bahwa yang barusan tak berefek apa-apa. Hanya bunyi yang begitu keras dan mengagetkan. Dia mencoba membaca mantra untuk api–namun tak ada yang berhasil. Seseorang sudah memberi mantra tambahan untuk api itu atau memodifikasinya. Artinya, dia dan teman-temannya harus bekerja lebih keras untuk mengendalikan api tersebut. Ini sama sekali bukan ulah penjahat amatir–api dan turunannya adalah salah satu sihir tersulit.

 

Bersambung

Tagged: ,

§ One Response to Arcadia & Hadrian: Asap dan Debu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Arcadia & Hadrian: Asap dan Debu at Hero of The Drama.

meta

%d blogger menyukai ini: