Arcadia & Hadrian: Pintu dan Rencana

23 Juni 2015 § Tinggalkan komentar

Cerita sebelumnya: Hijau yang datang (bagian 22)


“Kamu sudah terlambat.”

Laki-laki itu membelalakkan mata. “Bagaimana aku tahu kalau aku terlambat!” serunya, berkacak pinggang. “Kamu tidak memberi tahu waktu tepat untuk aku hadir di sini. Sekarang aku sudah datang.”

Di samping laki-laki itu, seekor kucing besar menggeram. Matanya begitu awas. Posisinya siap menyerang. Hewan itu punya insting serupa dengan pemiliknya. Kini mereka berdua ada di sebuah lokasi yang tak mereka kenal dan dikeliling sosok-sosok yang tak mereka tahu.

Lawan bicara laki-laki itu menurunkan tudung kepalanya. Cahaya matahari berkilau di rambutnya yang merah manyala. Mereka berhadapan, saling diam, hingga muncul sebuah pintu kayu putih di antara mereka.

Divus menghela napas panjang. “Aku bisa mengeluarkan apa pun yang kau inginkan dari sana. Tapi mengapa?”

“Kamu membantu mereka, Divus.”

“Aku punya ikatan darah yang tak bisa kuingkari. Dan aku tidak melupakan janjiku untukmu,” ujar Divus.

Perempuan itu maju mendekat pada Divus. Menghadapkan dirinya ke pintu yang tampak sangat normal di tengah-tengah lapangan yang tak berumput itu. “Lakukan sekarang. Dia sudah turun ke dunia manusia, Divus. Aku hanya perlu membantunya sedikit lagi dan….”

“Dan apa?” sahut Divus, melipat tangan di dada. “Dan kamu mau menguasai sisa dunia yang baik-baik saja?”

“Aku hanya ingin melihat mereka melupakan ambisi, berdamai dengan yang menguasai dunia ini sebenarnya.”

“Rencanamu terlalu besar dan berbahaya. Terlalu banyak faktor yang bisa membuatnya gagal.”

“Aku merencanakan ini lama sekali, Divus. Ada bagian yang akan gagal. Aku tahu. Hadrian bisa memberitahuku.”

“Dia tidak akan melakukan itu,” Divus melangkah mendekat. “Dia tidak mau. Tidak akan bisa.”

“Ah, aku punya cara, Divus.” Perempuan itu tersenyum.

Divus tak pernah menyukai wajah perempuan itu setiap kali tersenyum. Dia memandangi pintu itu. Menarik napas panjang. Mengulurkan tangan dan mendorongnya.

Bersambung

 

Tagged: ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Arcadia & Hadrian: Pintu dan Rencana at Hero of The Drama.

meta

%d blogger menyukai ini: